Dunia Sehat -
Kehidupan anak-anak tentu tak bisa lepas dari mainan. Sebagian besar aktivitas
anak setiap hari memang bermain. Namun orang tua sebaiknya juga waspada dengan
jenis mainan yang digunakan oleh anak mereka. Sebuah penelitian terbaru yang
diterbitkan dalam Clinical Pediatrics mengungkap bahwa jumlah anak yang masuk
rumah sakit gara-gara mainan semakin bertambah hingga 40 persen.
Penelitian
ini mengamati data statistik mengenai jumlah anak yang masuk ke UGD pada tahun
1990 hingga 2011. Pada tahun 2011 saja, setidaknya dalam tiga menit ada satu
anak terluka akibat mainan. Setengahnya terjadi pada anak-anak berusia di bawah
enam tahun.
Peneliti
menemukan bahwa salah satu mainan yang paling banyak menyebabkan kecelakaan
pada anak adalah mainan yang bisa dinaiki, seperti skuter yang dikayuh
menggunakan kaki atau mobil-mobilan kecil untuk anak-anak. Menurut peneliti,
jumlah ini hanyalah puncak gunung es dari fenomena kecelakaan pada anak akibat
mainan. Yang sebenarnya bisa jadi jumlah anak yang mengalami kecelakaan akibat
mainan lebih banyak dari data statistik tersebut.
"Penemuan
ini setidaknya membuat orang tua harus waspada dalam memilih mainan yang aman
untuk anak-anak mereka. Kita perlu melakukan lebih banyak pekerjaan untuk
memberikan mainan yang aman pada anak-anak, tak cuma orang tua tetapi juga
produsen mainan," ungkap Dr Gary Smith, seperti dilansir oleh CNN (04/12).
Meski begitu,
diketahui bahwa kecelakaan pada anak akibat mainan hampir tak ada yang
menyebabkan kematian. Smith menjabarkan lebih lanjut bahwa untuk anak-anak
berusia di bawah lima tahun, seringkali penyebabnya adalah mainan yang bisa
digunakan di dalam rumah. Pada anak di bawah tiga tahun, kecelakaan yang sering
terjadi adalah tersedak atau anak yang tak sengaja menelan mainannya.
Selain
memilih mainan yang akan digunakan oleh anak mereka, sebaiknya orang tua juga
mendampingi dan mengawasi anak ketika menggunakan mainan. Terutama jika anak
mereka menggunakan mainan bergerak seperti mobil-mobilan yang bisa dinaiki atau
skuter roda tiga dan menggunakannya di luar rumah. (Mda/14)

0 komentar:
Post a Comment