Dunia Sehat -
Minuman bersoda tak hanya mengandung banyak gula yang bisa merusak gigi dan
memicu obesitas, serta diabetes, namun juga mempengaruhi tekanan darah. Sebuah
penelitian terbaru mengungkap bahwa minum dua kaleng minuman bersoda dalam
sehari bisa memicu tekanan darah tinggi.
Uniknya,
masalahnya ternyata justru bukan pada minuman sodanya, melainkan pada kemasan
kaleng minuman sodanya. Penelitian mengungkap bahwa kaleng minuman soda juga
mengandung zat yang bisa memicu tekanan darah tinggi. Zat yang tak menyehatkan
tersebut digunakan untuk melapisi bagian dalam kaleng minuman soda.
Penelitian
menemukan bahwa zat bernama Bisphenol A (BPA) yang digunakan untuk melapisi
kaleng minuman soda bisa menyebabkan tekanan darah tinggi dan memicu masalah
jantung. Zat ini bahkan bisa membahayakan keselamatan pasien jantung. Tak hanya
digunakan pada kaleng minuman soda, BPA biasanya juga digunakan untuk botol
plastik.
Peneliti dari
Korea menemukan bahwa minum minuman bersoda dari kaleng soda meningkatkan
jumlah BPA pada urine hingga 1.600 persen jika dibandingkan dengan minum soda
dari botol gelas. Minum dua kaleng soda sehari bisa meningkatkan tekanan darah
hingga 5 mmg Hg. Peningkatan ini bisa menyebabkan masalah pada pasien penyakit
jantung dan orang yang sudah memiliki tekanan darah tinggi, seperti dilansir
oleh Daily Mail (08/12).
Tak hanya
memicu hipertensi, BPA selama ini juga dikaitkan dengan berbagai masalah
kesehatan seperti migrain, obesitas, diabetes, serangan jantung, dan bahkan
kanker. BPA telah lama dilarang untuk digunakan pada pembuatan botol bayi di
Eropa karena bahaya yang bisa ditimbulkannya.
Hasil ini
ditemukan oleh peneliti dari Seoul National University College of Medicine
setelah mengamati 60 orang dewasa berusia 60 tahun mengonsumsi minuman soda
melalui kaleng dan botol gelas. Diketahui bahwa minum dari kaleng soda
meningkatkan tekanan darah.
"Peningkatan
hingga 20 mm Hg bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dua kali lipat,"
ungkap Dr Yun-Chul Hong, ketua peneliti.
Berdasarkan
hasil penelitian ini sebaiknya kurangi konsumsi minuman bersoda yang ada dalam
kemasan kaleng. selain minuman soda itu sendiri yang tidak menyehatkan, kemasan
kalengnya juga bisa memicu hipertensi dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
(Mda/14)

0 komentar:
Post a Comment